Rabu, 12 Maret 2014

this is your day, happy bornday you there..

Diposting oleh Nastiti Eka Bintari di 8:22:00 AM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Hai, apa kabarmu? aku selalu suka dengan kalimat tanya ini.
tepat dihari ini, disaat angka umurmu bertambah lagi, sebuah ucapan selamat kembali terlontar dariku. yah, setelah 2 tahun berlalu. waktu yang cukup lama bukan untuk menghindar?

em..hari ini perayaan ulang tahun kamu. seperti biasa. diam-diam.
ini sudah tahun ke 2, aku merayakan diam-diam dan mengucap do'a diam-diam pula.

rasanya baru kemarin kalimat serupa kutulis. masih terngiang betapa mengesalkan hari ulang tahunmu beberapa tahun kemarin. Ia memanggil lagi beberapa adegan yang ingin kubuang. melengkapi perasaan-perasaan yang selalu pura-pura tak kukenali.
yang aku tahu kamu tak akan pernah baca, apa yang kutulis di hari spesial mu saat ini. 

menyedihkan? mungkin. tapi, mengetahui bahwa kamu bahagia nun jauh disana saja, sudah membuat aku lega.
pernah jatuh cinta? semua orang pasti pernah.

pernah memendam perasaan sampe lebih dari 750 hari? mungkin gak semua orang pernah ngalamin.

bolak-balik deket sana-sini, terlalu banyak orang lain yang hadir tapi gak pernah benar-benar hadir. mereka ada di hidupku. tapi, tidak ada yang pernah benar-benar menyentuh hingga tidak bisa terlupakan seperti kamu.

Tapi sudahlah, apa saja bisa berubah. Tak terkecuali aku. Ingatan tentangmu mulai memudar dalam kotak ingatan. Ini adalah kabar yang sangat buruk. Aku harus menuliskannya agar tidak lupa sehingga kamu bisa menjenguknya sesekali. Kamu tentu setuju bahwa melupakan adalah hal yang merugikan, bukan?

pertanyaan besar yang seringkali bahkan selalu sepertinya aku tanyakan pada diri sendiri adalah kenapa harus kamu? kenapa bukan orang lain? kenapa harus laki-laki yang bahkan gak pernah benar-benar menyadari keberadaanku? why?

Tapi kita telah melewati masa bahwa hidup tidak lagi untuk melihat ke belakang, tapi terus berjalan. Semuanya masa lalu yang telah menjelma menjadi kenangan. Kitapun telah sama - sama menutup lembaran cerita itu. Seiring waktu, kita menulis cerita baru. Masing - masing, tanpa harus terluka.
Selamat ulang tahun, untukmu. Lelaki yang aku tahu sampai kapanpun akan menempati sebuah bilik khusus dihatiku. Sebuah bilik yang tidak lagi membuatku sakit dan terluka jika merindukanmu.
Berbahagialah. Selalu. Dalam hidupmu. Dan aku berharap, harimu dipenuhi oleh malaikat - malaikat kecil. Doaku untukmu, lelaki sepenggal kenangan.

Selamat ulang tahun kamu. Aku jatuh cinta padamu. 3 tahun yang lalu, sekarang, gatau nanti. yang jelas, perasaan ini lebih dari sekedar yang bisa dirasakan. selagi kamu bahagia, dengan siapapun itu, aku akan jadi orang pertama di dunia yang mendoakan kamu bahagia selama-lamanya.
aku turut senang jika kamu juga merasa senang. walaupun tidak kamu ketahui. tapi aku disini coba memahami mu dari jauh. dengan jarak yang telah kita buat sendiri.
Selamat ulang tahun, semoga Tuhan memberikan mu panjang umur dan menjawab semua doa-doamu..

Regards :)
 

you can call me inas or ines. this is my virtual diary, a place to share everything Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea